Ternyata Pengusaha Sukses ini Berasal Dari Indonesia

Ada banyak sekali pengusaha yang sukses di Indonesia yang sudah berhasil untuk menjalankan bisnis di usia nya yang masih sangat muda. Bekerja keras, pantang menyerah, keuletan, dan juga memiliki tekad yang kuat untuk menjadi beberapa faktor yang akan membuat para pengusaha muda ini mencapai kesuksesan. Para pengusaha muda ini bergelut dengan beberapa bidang usaha yang juga beragam. Dari berbisnis kuliner hingga membangun startup digital.

Seperti yang kita tahu, kini ada banyak perusahaan startup di Indonesia yang turut menyumbang kemajuan perekonomian Indonesia. Tidak sedikit startup-startup ini dibangun dan dipimpin oleh pengusaha muda yang memulai bisnis dari nol. Bahkan beberapa pengusaha startup berhasil  membuat perusahaannya menyabet gelar unicorn Indonesia. Untuk bisa mencapai ke titik sukses seperti sekarang, para pengusaha muda di Indonesia ini memiliki latar belakang dan cita-cita yang berbeda-beda. Berikut ini beberapa pengusaha yang sukses yang berasal dari Indonesia yang bisa membuat inspirasi kita semua.

 

Kopi Kenangan – James Prananto

James Prananto beserta dua rekannya Cynthia Chaerunnisa dan Edward Tirtanata merupakan pengusaha startup muda asal Indonesia yang sukses membuat usaha kopi susu kekinian bernama Kopi Kenangan. James, Cynthia, dan Edward pertama kali membuka usaha Kopi Kenangan pada tahun 2017 di Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan.

Pengusaha Muda di Balik Suksesnya Kopi Kenangan | Republika Online

Memiliki cita rasa kopi susu yang nikmat dan menyegarkan, nama Kopi Kenangan mulai dikenal dan digemari para pecinta kopi. Hingga saat ini, Kopi Kenangan sudah memiliki kurang lebih 83 gerai kopi yang tersebar di delapan kota di Indonesia. Belum lama ini, Kopi Kenangan bahkan mendapat suntikan dari beberapa investor besar. Salah satunya datang dari Arrive sebuah platform pencarian dana yang dikelola oleh perusahaan milik Jay Z, Roc Nation.

 

Makaroni Ngehe – Ali Muharam

Bagi warga Jakarta yang doyan ngemil, tentu sudah tidak asing dengan merek jajanan gurih dan nagih yang satu ini. Adapun sosok di balik kesuksesan Makaroni Ngehe adalah Ali Muharam. Seorang pengusaha muda asal Tasikmalaya ini dulunya merupakan seorang office boy lulusan SMA yang bekerja di Bogor. Ali juga pernah bekerja di sebuah kantin bank di Jakarta.

Kesuksesan Merintis Makaroni Ngehe, Dituangkan Ali Muharam ke Dalam Buku |  | EL JOHN News

Meski kehidupannya pada saat itu terasa sulit, Ali memiliki cita-cita untuk menjadi seorang pengusaha. Dengan modal Rp 20 juta yang dipinjam dari temannya, Ali membuka usaha makaroni pedas dengan menggunakan gerobak di daerah Jakarta Barat. Selama delapan bulan menabung dari usahanya tersebut, Ali berhasil mengembangkan usahanya. Dari usaha makaroninya ini, Pengusaha muda ini pernah mencicipi omzet hingga mencapai Rp 3 miliar.

 

Batik Kultur – dea Valencia

Berita Dea Valencia Hari Ini - Kabar Terbaru Terkini | Liputan6.com

Nama Dea Valencia mulai melambung saat ia memutuskan untuk terjun ke dunia usaha fashion. Dea membuat sebuah usaha Batik Kultur di daerah Semarang saat usianya masih menginjak 19 tahun. Ide-ide unik dan kreatifnya dalam mendesain sebuah batik ternyata diminati banyak orang. Di usianya kini yang tergolong masih sangat muda, Dea berhasil menjadi seorang pengusaha sukses di bidang fashion. Omzet dari usaha Batik Kultur ini sendiri sudah mencapai ratusan juta perbulan.

 

Stoqo – Angky William

FCP | Angky William - STOQO - YouTube

Angky William merupakan Co-founder dari aplikasi supplier yang menyediakan berbagai bahan pokok seperti daging, sayur, hingga kebutuhan sembako bernama Stoqo. Sebelumnya, Angky pernah menjabat sebagai insinyur di Amazon. Namun ia memilih untuk hengkang dan mendirikan usahanya sendiri di Indonesia. Stoqo sendiri telah melayani puluhan ribu pelanggan di Indonesia. Aplikasi yang menyediakan kebutuhan usaha kuliner ini sudah didownload lebih dari 50 ribu orang di Play Store.

 

Maicih – Reza Nurhilman

Bisnis Muda - Dari Viral Hingga Banyak Terjual, Inilah Cara Reza Nurhilman  Kembangkan Maicih

Nama Reza Nurhilman mungkin masih terdengar asing untuk banyak orang karena kurang begitu terekspose. Namun produk miliknya sudah begitu familiar di Indonesia. Jika Anda penggemar camilan pedas, pasti tidak asing dengan keripik Maicih. Yup, keripik pedas ini merupakan produk makanan milik Reza Nurhilman. Pria kelahiran 1987 ini memulai bisnis keripik Maicih pada tahun 2010. Awalnya keripik yang ia jual hanya dipasarkan di daerah Bandung lewat media sosial. Dari sinilah nama Maicih mulai dikenal dan diminati banyak orang. Kini Maicih bisa Anda temukan di minimarket.

 

Kebab Baba Rafi – Hendy Setiono

Kebab Baba Rafi Founder Hendy Setiono Young Entrepreneur Successfully Goes  International - Philippinestuffs

Hendy Setiono merupakan pendiri dari usaha kuliner Kebab Baba Rafi. Pria kelahiran 30 Maret 1983 ini memulai bisnis berjualan kebab bersama istrinya pada tahun 2007. Hanya dengan menggunakan gerobak dan bermodalkan usaha Rp 4 juta, Hendy perlahan-lahan mulai mengembangkan bisnisnya dengan cara franchise. Dengan menggunakan sistem ini, Kebab Baba Rafi pun cepat menyebar dan diburu banyak orang. Hingga kini, Kebab Baba Rafi sudah memiliki lebih dari 1.200 outlet di Indonesia, Malaysia, China, Filipina, dan Sri Lanka.

 

Nusantara Technology – Steven Wongsoredjo

Steven Wongsoredjo merupakan pengusaha startup di Indonesia sekaligus CEO dari Nusantara Technology yang terdiri dari Yukepo.com, Keepo.me, dan Super. Yukepo.com dan Keepo.me sendiri merupakan dua media digital yang berfokus pada kaum millennial. Sedangkan Super adalah sebuah platform aplikasi untuk agen penyalur barang kebutuhan warung dan toko.

Sasar Milenial, Cara Jitu Steven Wongsoredjo Bangun Nusantara Technology -  Cerita Inspirasi, Biografi, Profil | Kenangan.com

Aplikasi ini membantu para pengusaha kecil untuk berkesempatan menjadi agen dan memesan barang dengan harga yang lebih murah. Pria yang merupakan lulusan dari University of Columbia, Amerika Serikat ini mendirikan Nusantara Technology pada tahun 2016. Dalam kurun waktu yang terbilang singkat, kini startup miliknya telah berkembang dengan menghasilkan lebih dari 35 juta kunjungan dalam sebulan. Nama Steven Wongsoredjo juga masuk Forbes 30 Under 30.

 

Tokopedia – William Tanuwijaya

Pengusaha startup sukses di Indonesia selanjutnya adalah William Tanuwijaya. Namanya kian melambung karena berhasil membawa Tokopedia menjadi startup unicorn di Indonesia. Pengusaha muda lulusan Universitas Bina Nusantara (Binus) ini pertama kali mendirikan Tokopedia pada tahun 2007.

Belum Memiliki Keinginan Go International, Tokopedia Ingin Fokus di  Domestik | Milenial

Sayangnya usaha Tokopedia untuk bisa mendapatkan suntikan dana ditolak selama beberapa tahun setelah didirikan. Sampai akhirnya di tahun 2009, William mendapatkan kucuran dana untuk mengembangkan usahanya hingga seperti sekarang. Kini Tokopedia menjadi marketplace terbesar di Indonesia dengan perkiraan nilai valuasi yang mencapai US$7 miliar.

 

Chili Pari – Gibran Rakabuming

Nama Gibran Rakabuming melejit setelah ayahnya, Joko Widodo, menjadi Gubernur DKI Jakarta dan kemudian Presiden Indonesia. Jokowi merupakan pebisnis mebel, tapi Gibran tidak mau nebeng bisnis itu. Dia malah ngotot mendirikan usaha sendiri di bidang katering dan wedding organizer. Namun kengototannya berbuah manis. Dia memulai bisnisnya dengan mencari pinjaman dari bank, sebab ayahnya ingin dia mandiri. Dari tujuh proposal permohonan yang dikirim ke bank, hanya satu yang tembus. Dari modal itulah dia membangun Chili Pari. Mulanya dia hanya melayani pesanan dalam jumlah kecil. Namun kemudian dia mulai menangani order besar dengan jumlah tamu hingga ribuan orang.

Gibran Aslinya Pengusaha, Ini 8 Bisnisnya | Republika Online

Saat ayahnya menjabat Wali Kota Solo, dia tidak mau melayani order dari pemerintah setempat karena khawatir dianggap bermain mata. Kini, setelah ayahnya hijrah ke Jakarta sebagai presiden, Gibran lebih leluasa menjalankan bisnisnya yang semakin meningkat.